Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

Saturday, 28 September 2013

Jelang Milan vs Sampdoria Tanpa Balotelli, Milan Tetap Diwaspadai

Jelang Milan vs Sampdoria

Tanpa Balotelli, Milan Tetap Diwaspadai



Genoa - Allenatore Sampdoria Delio Rossi tidak memandang AC Milan sebelah mata kendati bakal tampil tanpa Mario Balotelli. Dia menyebut, Milan tetap sama bagusnya.

Balotelli mendapatkan hukuman tiga pertandingan setelah melakukan protes keras terhadap wasit pada akhir laga melawan Napoli, akhir pekan silam. Pada laga tersebut, Balotelli mendapatkan dua kartu kuning, satu pada saat laga berlangsung dan yang kedua pada saat laga sudah berakhir.

Rossi tidak memasukkan hilangnya Balotelli dalam daftar hal yang akan menguntungkan Il Samp. Dia yakin, Milan punya pengganti yang sama bagusnya.

"Dia memang tidak akan digantikan oleh pemain muda. Tapi, jika tidak ada Balotelli, maka Robinho bakal bermain. Jika bukan Robinho, maka mungkin M'baye Niang," ujarnya di Football Italia.

"Memang seperti itulah tim besar," lanjut Rossi.

Di sisi lain, tanpa Balotelli, Milan kemungkinan besar akan mengalihkan perhatian pada Alessandro Matri.

Dari empat pertandingan liga yang telah dilakoninya bersama klub barunya itu, memang Matri belum sekalipun memberikan kontribusi gol. Namun, Massimiliano Allegri berharap dia bisa memecah kebuntuan nanti.

"Matri bermain untuk tim dan saya berharap dia bisa memecah kebuntuannya nanti. Jika dia bisa melanjutkan penampilannya, gol bisa tercipta," kata Allegri.

Milan akan menjamu Sampdoria di San Siro pada hari Minggu (29/9/2013).

detik.com

Thursday, 25 April 2013

Liga Champions Lewandowski Empat Gol, Dortmund Gilas Madrid 4-1


Liga Champions

Lewandowski Empat Gol, Dortmund Gilas Madrid 4-1



Dortmund - Robert Lewandowski jadi bintang kemenangan Borussia Dortmund di leg pertama semifinal Liga Champions. Empat gol yang diciptakannya mengantarkan Die Borussen menang telak 4-1 atas Real Madrid.

Menjamu Madrid di Signal Iduna Park, Kamis (25/4/2013) dinihari WIB, Dortmund memimpin lewat gol cepat Lewandowski. Namun, Madrid mampu menyamakan kedudukan di menit-menit akhir paruh pertama melalui kaki Cristiano Ronaldo.

Kemenangan Dortmund ditentukan oleh aksi sensasional Lewandowski di babak kedua. Lewandowski mencetak tiga gol tambahan dan membuat timnya menang dengan skor meyakinkan.

Kemenangan ini jelas membuka lebar jalan Dortmund menuju final. Sebaliknya, Madrid harus berjuang ekstra keras agar bisa menang minimal 3-0 di leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabeu, pekan depan.

Jalannya Pertandingan

Setelah menit-menit awal berjalan alot, peluang bersih didapat Dortmund ada menit ketujuh lewat aksi individu Marco Reus. Reus menggiring bola dari tengah lapangan dan mengacak-acak pertahanan Madrid. Dia mengakhiri aksinya dengan tembakan mendatar, tapi bola bisa ditepis kiper Diego Lopez.

Dortmund benar-benar mencetak gol di menit berikutnya. Sebuah umpan silang Mario Goetze dari sisi kiri diteruskan Lewandowski dengan sontekan dari jarak dekat yang menggetarkan gawang Madrid.

Madrid baru bisa mengancam gawang Dortmund pada menit ke-24. Handball Sven Bender membuat tim tamu mendapatkan tendangan bebas. Eksekusi Ronaldo mengarah ke gawang, tapi bola dimentahkan oleh Roman Weidenfeller.

Memasuki menit ke-42, Reus terjatuh dalam perebutan bola dengan Raphael Varane di kotak penalti Madrid. Tapi, wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Berselang semenit, Madrid berhasil menyamakan kedudukan. Diawali kesalahan Mats Hummels di wilayah pertahanan Dortmund, bola direbut Gonzalo Higuain. Higuain kemudian melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum mengirim umpan mendatar yang dituntaskan menjadi gol oleh Ronaldo.

Lima menit setelah babak kedua dimulai, Lewandowski membawa Dortmund kembali memimpin. Diawali umpan terobosan Reus, tendangan jarak dekat penyerang asal Polandia itu tak mampu dibendung Lopez. Pemain-pemain Madrid memprotes gol ini karena menganggap Lewandowski dalam posisi offside, tapi wasit tak menggubrisnya.

Dortmund kembali menjebol gawang Madrid di menit ke-55. Lewandowski yang menguasai bola liar di kotak penalti memperdaya Pepe sebelum melepaskan tembakan ke pojok atas gawang.

Ilkay Guendogan nyaris menambah gol Dortmund tujuh menit kemudian. Dia menunjukkan aksi menawan dengan mengecoh Sami Khedira dan Sergio Ramos sebelum melepaskan tembakan kaki kiri menyilang. Namun, tembakannya bisa ditepis Lopez.

Memasuki menit ke-65, wasit menunjuk titik putih setelah Xabi Alonso melanggar Reus di kotak penalti. Lewandowski maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya ke arah tengah membuat Lopez terkecoh.

Lewandowski hampir saja membuat Madrid makin terpuruk pada menit ke-78. Dia melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti yang memaksa Lopez terbang menepis bola.

Di menit-menit akhir, Ronaldo punya kans untuk bikin gol. Tapi, usahanya digagalkan oleh Weidenfeller.

Susunan Pemain
Borussia Dortmund: Weidenfeller; Piszczek (Grosskreutz 83'), Subotic, Hummels, Schmelzer; Guendogan (Schieber 90+2'), Bender; Blaszczykowski (Kehl 82') Goetze, Reus; Lewandowski

Real Madrid: Diego Lopez, Ramos, Varane, Pepe, Coentrao; Alonso (Kaka 80'), Khedira; Modric (Di Maria 72'), Oezil, Ronaldo; Higuain (Benzema 70')
(mfi/roz)

detik.com

Tuesday, 23 April 2013

Malam Fantastis untuk MU


Malam Fantastis untuk MU



Manchester - Manchester United kini bisa melupakan kegagalannya menjadi kampiun Liga Primer Inggris di musim lalu. Mereka baru saja memastikan gelar juara dengan kemenangan atas Aston Villa di pekan ke-34.

MU memastikan titel juara Liga Primer Inggris musim ini setelah menang 3-0 atas Villa di Old Trafford, Selasa (23/4/2013) dinihari WIB. Tiga gol 'Setan Merah' diborong Robin van Persie di babak pertama.

Dengan tambahan tiga poin ini, perolehan angka MU sudah tak akan terkejar lagi oleh Manchester City yang ada di posisi dua. MU mengumpulkan 84 poin sementara City punya 68 poin dan lima laga lagi untuk dimainkan.

Keberhasilan ini sekaligus membayar kegagalan MU untuk menjadi juara di musim lalu. Seperti diketahui, musim lalu MU hanya menjadi runner-up setelah City jadi juara di pekan terakhir dengan keunggulan selisih gol.

Namun kali ini MU tampil lebih konsisten di sepanjang musim. Mereka akhirnya bisa mengunci gelarnya yang ke-20 dengan menyisakan empat pertandingan dan keunggulan 16 poin dari City.

"Kami memenangi ini di babak pertama dan ini adalah malam yang fantastis bagi kami," ucap Wayne Rooney seperti dikutip BBC.

"Ketika Anda kehilangan gelar, itu sulit diterima. Itu bukan perasaan yang menyenangkan. Kami berusaha lebih keras dan melakukan hal yang fantastis untuk menempatkan diri di posisi ini."

"Tidak ada yang pasti dalam sepakbola dan syukurlah sekarang ini sudah selesai. Manajer punya keinginan yang besar dan mental juara. Kami semua percaya itu dan ingin bekerja dengan baik untuk klub," kata striker MU itu menambahkan.

detik.com

Soal Gol Kedua Van Persie, Fergie: Itu Gol Terbaik Abad Ini


Soal Gol Kedua Van Persie, Fergie: Itu Gol Terbaik Abad Ini



Manchester - Gol kedua Robin van Persie ke gawang Aston Villa membuat manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, terkesima. Fergie bahkan menilai gol tersebut adalah yang terbaik dalam 100 tahun terakhir.

Van Persie menjadi bintang ketika MU mengalahkan Villa di Old Trafford, Selasa (23/4/2013) dinihari WIB. Striker asal Belanda itu mengukir hat-trick dan memenangkan timnya dengan skor 3-0.

Kemenangan atas Villa tersebut memastikan MU menjadi juara Premier League musim ini. The Red Devils dipastikan aman di puncak klasemen sampai akhir musim tanpa bisa dikejar tetangganya, Manchester City.

Dari tiga gol yang diciptakan Van Persie, gol kedua memang mengundang decak kagum. Diawali umpan panjang Wayne Rooney dari belakang garis tengah, Van Persie yang dikawal bek Villa langsung melepaskan tembakan first time dari luar kotak penalti dengan kaki kirinya. Bola meluncur deras ke dalam gawang dan membuat kiper Villa, Brad Guzan, hanya terpana.

"Bagi saya, itu adalah gol terbaik abad ini dari Robin van Persie," puji Fergie seperti dikutip BBC.

"Itu mengagumkan. Teknik dengan kepalanya yang tertunduk dan timing yang sempurna. Itu adalah tembakan yang indah," katanya.

detik.com

'Setan Merah' Juara dengan Gaya


'Setan Merah' Juara dengan Gaya



Manchester - Keberhasilan Manchester United menjuarai Premier League musim ini menjadi lebih spesial menurut Ryan Giggs. Giggs juga menyebutThe Red Devils memenangi titel dengan gaya.

MU akhirnya mampu meraih gelar liga ke-20, terbanyak di antara tim-tim lain di Inggris, setelah mengandaskan Aston Villa di Old Trafford dengan skor 3-0, Selasa (23/4/2013) dinihari WIB. Di sisa musim, MU tak akan bisa dikejar oleh tetangganya, Manchester City.

Giggs sangat menikmati kesuksesan ini, terlebih lagi MU musim lalu gagal juara dengan cara yang sangat menyakitkan. 

"Ketika Anda kehilangan gelar dengan cara yang kami alami tahun lalu, maka selalu spesial untuk memenanginya kembali," ucap Giggs seperti dikutip BBC.

"Kami menjuarainya dengan gaya," tegasnya.

"Kami punya masalah cedera di awal musim, terutama di posisi bek tengah dan saat kami menyelesaikan hal itu kami terlihat kuat. Begitu punya dasar pertahanan, para pemain berbakat yang kami punya akan mendapatkan kesempatan," ujar pemain berusia 39 tahun ini.

Ditambah titel musim ini, berarti Giggs telah memenangi 13 trofi Premier League selama membela MU.

"Saya menikmatinya. Selama saya menikmatinya maka saya akan terus mampu bermain. Malam-malam seperti ini yang membuat Anda bersemangat," katanya.

detik.com

Monday, 11 March 2013

Indonesia mendapatkan 1 Gelar Juara di all england


Persiapan Matang Tontowi/Liliyana Berbuah Manis



Birmingham - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, kembali keluar sebagai juara All England. Kesuksesan itu merupakan buah dari persiapan matang yang sudah mereka jalani.

Tontowi/Liliyana sukses dua kali berturut-turut menjuarai turnamen Super Series yang berlangsung di negeri Ratu Elizabeth itu. Mereka mengulangi kesuksesan tahun lalu, dengan menjadi yang terbaik di tahun 2013.

Pada pertandingan final yang berlangsung di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Senin (11/3/2013) dinihari WIB, Tontowi/Liliyana menang cepat atas pasangan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Mereka mengalahkan unggulan kelima itu dua setlangsung dalam laga yang berlangsung selama 42 menit.

Seusai pertandingan, Tontowi mengungkapkan bahwa kemenangan itu merupakan hasil dari latihan keras dan juga persiapan matang.

“Alhamdulillah dan Alhamdulillah, kami bahagia sekali hari ini, persiapan yang matang menuju All England akhirnya terbayar dengan gelar juara All England yang kedua,” ujar Tontowi dikutip dari situs resmi PBSI.

Sementara itu, Liliyana menyatakan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar juara All England tahun ini sebagai momen yang tak terlupakan.

“Kami sangat sangat senang bisa meraih gelar juara All England dua kali berturut-turut, ini adalah hari keberuntungan kami, momen yang tak akan terlupakan,” kata Liliyana.

detik.com

Piala FA: Man Utd 2-2 Chelsea


  • Strategi Pergantian Pemain yang Menentukan




  • Unggul cepat dengan mencetak dua gol dalam 11 menit, Manchester United tak jadi memenangi duelnya melawan Chelsea tadi malam. Sebaliknya, The Bluesmereaksi ketinggalannya dengan membuat perubahan yang baik di babak kedua.

    Inilah duel dua kesebelasan yang sama-sama menelan kekalahan di Eropa tengah pekan lalu: Manchester United kalah oleh Real Madrid 2-1, Chelsea kalah 0-1 dari tuan rumah Steau Bucharest di leg I Liga Eropa. Jika United tersingkir di Liga Champions, Chelsea masih punya peluang karena leg II akan digelar di Stamford Bridge.

    Kendati lebih dulu mencetak 2 gol dengan cara yang relatif mudah di babak I, United akhirnya harus rela melakoni replay di Stamford Bridge setelah Eden Hazard dan Ramires berhasil menyamakan kedudukan di babak II. Kekalahan tragis dari Madrid tampaknya masih belum bisa dilupakan United. Mereka bermain sangat buruk di laga ini. Setelah mencetak 2 gol, United seperti "enggan" bermain bola.

    Pernyataan Arsene Wenger beberapa tahun lampau, bahwa kesebelasan yang tersingkir dari Liga Champions sering mengalami persoalan saat kembali ke pertandingan domestik, sepertinya mendapatkan afirmasi dari performa "mengerikan" United di babak II.

    Chelsea Tanpa DM, United dengan 1 Winger

    Benitez melakukan perombakan drastis dalam starting line-up. Hanya 3 pemain yang turun sebagai startersaat dikalahkan Steau Bucharest diturunkan lagi sebagai starter di laga ini yaitu Petr Cech, David Luiz dan Oscar. 

    Sisi paling menarik dari starting Chelsea adalah tidak ada satupun pemain yang biasa bermain sebagaidefensive midfielder (DM). John Obi-Mikel yang di laga vs Steau menerima kartu kuning hanya ada di bangku cadangan. Rafa malah menempatkan Ramires dan Frank Lampard di belakang Juan Mata.

    Sementara Ferguson melakukan beberapa perubahan. Rooney, Chicarito, Kagawa dan Evans yang tidak diturunkan sebagai starter saat dikalahkan Madrid kali ini turun sejak menit pertama. Chica yang punya catatan gol meyakinkan saat menghadapi Chelsea -- mencetak 5 gol dari 6 laga -- jelas diharapkan Fergie bisa memperbaiki catatannya. Turunnya Kagawa membuat United praktis hanya memainkan seorang pemain sayap murni pada diri Nani. Dalam 4 pertemuan terakhir dengan Chelsea, Ferguson selalu menurunkan 2 pemain sayap murni di kanan dan kiri.

    Dominasi Carrick-Cleverley-Rooney

    Di babak I, terutama pada 30 menit pertama, Chelsea sangat kesulitan menembus lini tengah United. Kombinasi Carrick-Cleverley di lini tengah bukan hanya membuat United sangat nyaman dalam mengalirkan bola, tapi juga menyulitkan Chelsea menembus pertahanan United langsung dari tengah pertahanan. Mobilitas Rooney yang bermain di belakang Chicarito membuat aliran bola dari Carrick dan Cleverley mengalir lancar ke depan.

    Bermain tanpa seorang natural DM, Chelsea kesulitan benar memutus alur serangan United. Lampard dan Ramires kerepotan melindungi back-four mereka dari aliran serangan United yang berporos pada Carrick-Cleverley dan Rooney ini.








  • Dominasi para pemain tengah United atas para pemain Chelsea ini terlihat jelas dalam statistik. Total umpan yang diproduksi Carrick-Cleverley-Rooney sepanjang babak pertama mencapai 125 umpan. Bandingkan dengan produksi umpan yang dihasilkan Ramires-Lampard-Mata yang hanya 90 umpan.

    Carrick vs Mata

    Seperti sudah diuraikan dalam preview pertandingan sebelumnya, Carrick dan Mata adalah key-battle dalam pertandingan ini. Jika Carrick mendominasi di babak I, gantian Mata yang mendominasi di babak II.

    Di babak I Carrick bermain sangat nyaman. Dia sampai terlihat tidak pernah berlari. Carrick mudah menutup pergerakan Mata karena aliran bola dari Lampard-Ramires bisa diputus oleh Cleverley yang memerankan diri sebagai box to box midfielder. Ini memudahkan Carrick dalam tiap upayanya mengalirkan bola ke depan. 


  • Gol pertama United yang dicetak Chicarito bukan hanya mencerminkan duel antara Carrick vs Mata, tapi menjelaskan pula peran Carrick sebagai seorang deep-lying midfielder. Beberapa saat sebelum Mata bisa menjangkau posisinya, Carrick mengirim umpan panjang ke dalam kotak penalti yang dengan cantik diselesaikan oleh sundulan Chicarito. Gol. 1-0.


  • Sementara Mata baru bisa bermain dengan maksimal saat Benitez memasukkan Obi-Mikel untuk menggantikan Lampard. Sebagaimana gol pertama United, gol pertama Chelsea yang dicetak Eden Hazard juga menggambarkan duel antara Carrick dan Mata ini. Menguasai bola di final third, Mata coba dihadang oleh Carrick. Tapi Mata berhasil lolos dan dengan mudah mengirim umpan ke sisi kiri di mana Hazard masuk dari lini kedua. Hazard dengan cantik melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh David de Gea. Gol. 1-1.

    Faktor Obi Mikel 

    Masuknya Obi-Mikel membuat Chelsea mendapatkan kekuatan di lini tengah yang sebelumnya selalu kalah bertarung. Di babak I, Lampard-Ramires sebenarnya tidak terlalu buruk membantu Juan Mata dalam memperebutkan penguasaan bola, tapi keduanya praktis tak punya kemampuan melindungi back-four.

    Situasi ini berubah cukup drastis sejak masuknya Mikel. Sejak itu, untuk pertama kalinya sejak menit pertama, Rooney dan Kagawa bertemu berhadapan dengan gelandang yang disiplin melindungi lini pertahanan. Akibatnya, baik Rooney maupun Kagawa, tak lagi leluasa bergerak di belakang Chicarito.

    Alih-alih membiarkan Rooney bertarung dengan Mikel, Fergie malah menggeser Rooney ke sisi kiri dan mencoba mengoptimalkan peran Kagawa sebagai penghubung antara Carrick-Cleverley ke Chicarito. Tapi Kagawa tak sebaik Rooney dalam memainkan peran sebagai gelandang serang yang juga siap bertarung memperebutkan penguasaan lini tengah.

    Kombinasi Hazard-Oscar-Mata

    Masuknya Hazard menggantikan Moses membuat Chelsea punya 3 pemain dengan kapasitas sebagai gelandang serang pada diri Mata, Oscar dan Hazard sendiri. Di titik inilah Benitez membuat perubahan penting dalam pengaturan posisi para pemain di lini serang Chelsea. Hasil akhir pertandingan ditentukan oleh perubahan ini.

    Oscar yang sebelumnya banyak beredar di sisi kiri, kini banyak bermain di tengah di belakang Demba Ba. Sementara posisi di kiri penyerangan ditempati oleh Hazard. Dengan digesernya Oscar ke tengah, area bermain Mata pun mengalami perubahan. Dia tidak lagi berada di belakang Ba, tapi lebih turun lebih ke dalam, menjadi penghubung antara Obi Mikel dan Oscar. Sementara Ramires didorong lebih melebar di sisi kanan menggantikan posisi Moses.


  • Efek dari perubahan ini bukan hanya membuat Chelsea jauh lebih nyaman dalam mengontrol permainan melalui permainan satu dua di lini tengah, tapi juga membuat serangan Chelsea dari sisi lapangan jadi jauh lebih hidup. Hazard di kiri dan Ramires di kanan terlihat jauh lebih berbahaya ketimbang Oscar di kiri dan Moses di kanan seperti terjadi di babak I.

    Dua gol yang dicetak oleh Hazard dan Ramires jadi bukti sahih keberhasilan perubahan taktik Benitez ini. Dua gol itu bukan hanya lahir dari Hazard dan Ramires yang sama-sama muncul dari lini kedua, tapi juga berasal dari perubahan komposisi di lini tengah melalui perubahan posisi antara Hazard dan Mata.

    Gol yang dicetak Ramires menjelaskan dengan baik bagaimana ditempatkannya Oscar di belakang Demba Ba (dan kemudian Torres) terbukti sangat vital. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Oscar yang menerima bola di tengah langsung memberi umpan terobosan pada Ramires yang meninggalkan Evra jauh di belakangnya. Gol. 2-2.

    Ferguson Memasukkan Welbeck 

    Memasukkan Robin van Persie guna menggantikan Chicarito ternyata tak efektif. Persoalan yang dihadapi United di babak II bukanlah karena kinerja buruk Chicarito, tapi disebabkan kegagalan United memenangi pertarungan di lini tengah yang berimbas mandeknya suplai bola ke lini depan. Van Persie tak berkutik karena persoalan yang sama masih terjadi.

    Ferguson lantas memasukkan Welbeck untuk menggantikan Kagawa yang mati kutu menghadapi tembok Obi-Mikel. Welbeck yang bermain cukup bagus di dua leg pertarungan melawan Real Madrid, bisa memberi sedikit angin segar, tapi terbukti tak mampu mengubah arah permainan. Saat melawan Madrid, terlihat Welbeck berperan penting karena dia juga mendapat tugas mengganggu Xabi Alonso. Tapi ritme permainan Chelsea tidak ditentukan oleh Obi-Mikel, melainkan oleh Mata dan Oscar yang posisinya jauh dengan area bermain Welbeck.

    Kesimpulan

    Pertandingan ini bisa dikatakan banyak ditentukan oleh keputusan Rafa Benitez. Pilihannya menempatkan Lampard dan Ramires lebih ke dalam di belakang Mata membuat Chelsea kesulitan berkembang sepanjang babak I. Perubahan yang dilakukan Rafa di babak II, dengan memasukkan Obi-Mikel dan Eden Hazard serta menggeser Ramires lebih aktif di sisi kanan penyerangan, tampak jelas berhasil mengubah ritme pertandingan sekaligus menentukan hasil akhir.

    Sebaliknya dengan Ferguson. Dia terlihat pasif dalam mengantisipasi perubahan yang dilakukan Rafa Benitez. Fergie bukan hanya terlambat memasukkan Welbeck, tapi juga meleset dalam melakukan pergantian ketika Nani harus ke luar secara dini akibat cedera. Pilihannya memasukkan Valencia untuk menggantikan Nani mungkin dibimbing oleh fakta bahwa dalam beberapa pertemuan terakhir Ashley Cole sering kerepotan oleh Valencia. Kali ini hal itu tak terulang.

    detik.com


Friday, 28 December 2012

Jonny Evans Yakin Kualitas Pertahanan Manchester United Membaik


Jonny Evans Yakin Kualitas Pertahanan Manchester United Membaik

Jonny Evans mencemaskan kualitas pertahanan Manchester United di paruh pertama musim ini.



Seperti halnya Rio Ferdinand, Jonny Evans juga mengungkapkan rasa prihatin atas buruknya kualitas lini pertahanan Manchester United di musim ini.

Sejauh ini, sudah 28 gol masuk ke gawang Manchester United, lima gol lebih sedikit dari penghuni dasar klasemen QPR, dan lebih dari jumlah gol saat mereka memenangi kompetisi di tahun 2007, 2008 dan 2009.

"Kami tahu apa yang sedang terjadi. Bertahan merupakan sebuah cara pemikiran," kata Evans, Jumat (28/12).

"Anda harus secara mental siap dan ingin untuk bertahan. Kami mungkin terlalu berkonsentrasi untuk mencetak gol."

"Ketimbang fokus melakukan start yang bagus, kami malah merepotkan diri kami sendiri karena kecolongan gol bodoh."

"Hal bagusnya, kami bisa mencetak gol, yang merupakan bagian tersulit dalam sepakbola. Kami bisa melakukannya kapan saja, jadi saya yakin hal yang lebih mudah dengan menjaga clean sheets akan datang dengan sendirinya kepada kami," tandasnya.

goal.com

Thursday, 27 December 2012

Chicharito Senang Jadi Penentu Kemenangan Manchester United


Chicharito Senang Jadi Penentu Kemenangan Manchester United

Javier Hernandez terkesan dengan atmosfer Old Trafford usai dirinya mencetak gol kemenangan atas Newcastle United.



Striker Manchester United Javier Hernandez mengaku gembira menjadi penentu kemenangan timnya atas Newcastle United.

Seperti yang diketahui, di laga tersebut, Chicharito memastikan United mengemas tiga angka setelah ia berhasil mencetak gol di menit ke-90 setelah memanfaatkan umpan Michael Carrick.

"Ini perasaan yang luar biasa, momen yang luar biasa," ujar Chicharito kepada MUTV.

"Semua rekan setim, staf, pelatih dan semua suporter berharap dan menunggu momen tersebut, dan ketika momen itu datang, tenaga dan atmosfer di stadion sungguh mencengangkan."

"Anda dapat melihat reaksi dari fans dan pemain, dan yang paing penting adalah jika kami ingin berjuang untuk gelar juara, kami tidak boleh menyerah hingga 90 menit. Semua waktu di setiap pertandingan akan ada di sana. Kami sangat senang. Sejarah Manchester United memberitahu kami bahwa kami harus tidak menyerah hingga pertandingan berakhir."

goal.com

Dua Bulan Iker Casillas Tak Bicara Dengan Pelatih Kiper


Dua Bulan Iker Casillas Tak Bicara Dengan Pelatih Kiper

Casillas tak bicara dengan Louro, orang dekat eks entrenador Chlesea, yang selalu mengikuti jejaknya dari satu klub ke klub lain sepanjang karier kepelatihan mereka.



Setelah dicadangkan Jose Mourinho pada laga penutup tahun ini kontra Malaga akhir pekan kemarin, kabar tidak sedap terkait hubungan Iker Casillas dengan staf pelatih terus mengemuka.

The Special One mengaku keputusannya memasukkan Antonio Adan dibandingkan Casillas murni karena alasan teknis dan hubungannya dengan sang kapten berjalan baik. 

Tapi, dilansir Marca Casillas sudah tak saling bicara dengan pelatih kiper Silvino Louro dalam dua bulan terakhir. Kondisi inilah yang diyakini media berbasis di Madrid tersebut memengaruhi keputusan pelatih asal Portugal menepikan Casillas dari starting line-up kala kalah dari Malaga. 

Louro merupakan salah satu orang dekat dengan eks entrenador Chlesea, yang selalu mengikuti jejaknya dari satu klub ke klub lain sepanjang karier kepelatihan mereka. Konon, pemain senior juga menduga Louro sebagai "informan" The Special One dalam mengambil keputusan tersebut. 

goal.com

Monday, 24 December 2012

Fiorentina Targetkan Peringkat Tiga Besar


Fiorentina Targetkan Peringkat Tiga Besar

"Kami menunggu sampai Natal untuk memahami apa yang bisa Fiorentina impikan," ujar Presiden Fiorentina Andrea Della Valle.

Sunday, 23 December 2012

Harry Redknapp: Chelsea Sudah Gila Lepas Frank Lampard, John Terry & Ashley Cole

Harry Redknapp: Chelsea Sudah Gila Lepas Frank Lampard, John Terry & Ashley Cole

Menurut Harry Redknapp, ketiga pemain veteran ini tetap dibutuhkan Chelsea karena mereka adalah tulang punggung tim.

Pelatih QPR Harry Redknapp mengaku prihatin atas ketidakjelasan nasib yang saat ini menggelayuti masa depan Frank Lampard, John Terry dan Ashley Cole di Chelsea. Berembus kabar, tiga ikon klub ini bakal dilepas klub di pengujung musim nanti. Alasannya karena faktor umur.

Redknapp pun berani menjamin, The Blues bakal memetik kerugian apabila melepas sosok seperti mereka. Bahkan, Redknapp tak segan menyebut Chelsea 'gila' karena mereka sepertinya tidak keberatan menguangkan tiga veteran Inggris itu.

"Bagi saya, ini sungguh gila menyingkirkan pemain-pemain seperti Frank Lampard, yang sekarang berusia 34, John Terry, 32 dan [Ashley] Cole," ujar Redknapp seperti dikutip Tribalfootball.

"Siapappun superstar yang dimiliki Chelsea, dan mereka bahkan berjumlah banyak -- seperti [Juan] Mata, [Eden] Hazard, dan Ramires --, Lampard, Terry dan Cole tetap menjadi tulang punggung bagi Chelsea," tandas eks pembesut Tottenham itu.



goal.com 

Saturday, 22 December 2012

Natal Dan Tahun Baru 2013 bersama Battle Heroes Online

 Natal Dan Tahun Baru 2013 bersama Battle Heroes Online


Segenap Direktur dan Staff Olleh4U selaku Publisher Battle Heroes Online Indonesia dan juga Wicket Studio Korea selaku Developer Battle Heroes , mengucapkan "Selamat hari Natal dan Tahun Baru 2013 " ... jangan lupa Like , dan Share Fanpage Battle Heroes Online Official
 

Cetak Rekor, Antonio Conte Puji Performa Skuatnya

Cetak Rekor, Antonio Conte Puji Performa Skuatnya

Kemenangan atas Cagliari membuat Juventus membuat rekor baru di Serie A Italia. 

Juventus tetap kokoh di puncak klasemen Serie A Italia sampai akhir tahun ini menyusul kemenangan 3-1 atas Cagliari, Jumat (21/12) waktu setempat.
Hasil itu juga membuat mereka mencetak rekor baru dengan mengkoleksi 94 poin sepanjang tahun ini dengan menumbangkan rekor 93 poin yang juga mereka ciptakan pada tujuh tahun lalu saat masih dibesut Fabio Capello.

Gol-gol kemenangan Juve diciptakan Alessandro Matri yang mencetak dua gol dan Mirko Vucinic. Antonio Conte merasa puas dengan hasil itu dan memuji penampilan para pemainnya.

"Hari ini kami menunjukkan kekuatan dan kegarangan kami dengan meraih kemenangan sekaligus membuat rekor 94 poin, melewati rekor sebelumnya yang dipegang Fabio Capello. Saya sangat puas dan senang dengan hasil ini," ucap sang pelatih melalui situs resmi Juve.

"Kami tampil dengan baik dan menunjukkan kekuatan skuat yang sebenarnya. Kami sempat tampil kurang bagus di babak pertama, tapi para pemain mampu bangkit dan menampilkan permainan terbaik mereka di babak kedua."

"Ini cara yang luar biasa untuk mengakhiri tahun 2012. Kami berharap hasil ini akan membawa kami meraih sejumlah gelar di akhir musim ini."


goal.com 

 


DAFTAR CEDERA Serie A Italia 2012/13

DAFTAR CEDERA Serie A Italia 2012/13

AC Milan
AC Milan
AS Roma
AS Roma
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Alexandre Pato Giornata 20 Marquinho Giornata 19
Bakaye Traore Giornata 19    
Dídac Vilà Giornata 19    
Daniele Bonera Giornata 19    
Nigel de Jong Akhir musim    

Atalanta
Atalanta
Bologna
Bologna
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Daniele Capelli Giornata 18 diragukan Nico Pulzetti Giornata 19
Ivan Radovanovic Giornata 18 diragukan Michele Pazienza Giornata 19
Ezequiel Schelotto Giornata 19 Diego Perez Giornata 18 diragukan
Facundo Parra Giornata 18 diragukan Henry Gimenez Giornata 20
Guido Marilungo Akhir musim  Nicolo Cherubin Giornata 18
    Filippo Lombardi Februari 2013
    Cesare Natali Februari 2013

Cagliari
Cagliari
Catania
Catania
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Sebastian Eriksson Giornata 19 Gonzalo Bergessio Giornata 19
Victor Ibardo Giornata 19 Amidu Salifu Giornata 20
    Marco Biagianti Giornata 19
    Fabio Sciacca Giornata 17 diragukan

Chievo
Chievo
Fiorentina
Fiorentina
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Marco Rigoni Giornata 19 Michele Camporese Giornata 20
Luciano Giornata 18 diragukan Ahmed Hegazy 6 bulan
Kamil Vacek Giornata 18 diragukan    
Sergio Viotti Giornata 18 diragukan    
Nicolas Frey Giornata 19    

Genoa
Genoa
Inter Milan
FC Internazionale
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Damiano Ferronetti Giornata 18 diragukan Dejan Stankovic Giornata 19
Cristobal Jorquera Giornata 18 diragukan Yuto Nagatomo Giornata 19
Cesare Bovo Giornata 19 Joel Obi Giornata 18 diragukan
Bosko Jankovic Belum diketahui Gaby Mudingayi Giornata 19
    Luca Castellazzi Giornata 20
Juventus
Juventus
Lazio
Lazio
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Simone Pepe Giornata 20 Ederson Giornata 19
Nicklas Bendtner Maret 2013 Tommaso Rocchi Giornata 19
Giorgio Chiellini Belum diketahui    

Napoli
Napoli
Palermo
Palermo
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Blerim Dzemaili Belum diketahui  Abel Hernandez Maret 2013
    Andrea Mantovani Maret 2013

Parma
Parma
Pescara
Pescara
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Daniele Galloppa Belum diketahui Ante Vukusic Giornata 19
Aleandro Rosi Giornata 18 diragukan Emmanuel Cascione Giornata 18 diragukan
Antonio Mirante Giornata 18 diragukan Uros Cosic Giornata 19
    Manuele Blasi Giornata 20
Sampdoria
Sampdoria
Siena
Siena
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Maxi Lopez Belum diketahui Ze Eduardo Giornata 18 diragukan
    Andrea Campagnolo Giornata 19
    Angelo Belum diketahui
    Alessio Sestu Giornata 19

Torino
Torino
Udinese
Udinese
Nama Pemain Diperkirakan Kembali Nama Pemain Diperkirakan Kembali
Abou Diop Giornata 18 diragukan Willians Giornata 19
Angelo Ogbonna Giornata 25 Pablo Armero Giornata 19 
Simone Verdi Belum diketahui Barreto Giornata 19
Mario Santana Giornata 21    
goal.com